Organisasi
Indonesiankaigo
Platform pembelajaran dan komunitas pendampingan lansia bagi Pekerja Migran Indonesia di Jepang berbasis pendidikan masyarakat dan pembelajaran berkelanjutan.
Siapa Kami?
Indonesiankaigo merupakan platform pembelajaran daring berbasis komunitas yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan kompetensi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor perawatan lansia di Jepang.
Program pengabdian masyarakat (PKM-LN) ini mengintegrasikan pelatihan, pendampingan, serta komunitas praktik dalam satu ekosistem pembelajaran. Platform ini hadir sebagai solusi atas kebutuhan pelatihan kontekstual berbahasa Indonesia yang fleksibel, mudah diakses, dan relevan dengan kondisi kerja nyata PMI di Jepang.
Latar Belakang & Tujuan
Menjawab tantangan dalam pendampingan lansia oleh PMI di luar negeri.
Permasalahan
Keterbatasan kompetensi fasilitasi dan minimnya modul berbahasa Indonesia yang relevan dengan sosial-budaya PMI.
Inisiatif
Pengembangan platform digital berbasis pendidikan masyarakat untuk memberdayakan PMI sebagai pembelajar dewasa.
Implementasi
Pelatihan daring, pembuatan modul kontekstual, mentoring berkelanjutan, dan forum komunitas praktik.
Tujuan
Membangun PMI yang profesional, adaptif, serta mendorong pembelajaran sejawat (peer learning).
Struktur Tim Pelaksana
Pengembangan platform dan program ini didukung penuh oleh akademisi dan praktisi berpengalaman dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Dr. Dadang Yunus L., M.Pd.
Ketua PKM & Koordinator Program
Sodikin, M.Ed., Ph.D.
Pengembangan Kurikulum & Modul
Didin Samsudin, S.E., M.M., CHCM., CIT
Teknologi & Platform Daring
Mohamad Hadi Ali Mutamam, M.Pd.
Operasional & Evaluasi Program
Hanifah Irnawati
Media & Dokumentasi
Nilai-Nilai Organisasi
Edukatif
Mendorong pembelajaran mandiri dan lifelong learning bagi PMI.
Kolaboratif
Membangun ekosistem belajar yang saling dukung (peer learning).
Adaptif
Menyesuaikan dengan realita sosial-budaya dan kerja di Jepang.
Humanis
Mengutamakan empati tinggi dalam perawatan dan fasilitasi lansia.
Fokus Program
Program ini didesain sebagai pendidikan berbasis kebutuhan nyata (need-based community education) dengan fokus utama: